Bila anda ingin mencari informasi ilmiah silakan klik:
1. http://www.pdii.lipi.go.id

2. http://www.pnri.go.id

5 Tanggapan ke “Link”

  1. Faturrahman Al-Ghozi berkata

    Assalamu’alaikum….
    Ustadz Jaen…. saya tertarik dengan tulisan-artikel anda,.. klo bisa di beri footnote/referensi bacaannya, jadi saya bisa tahu buku-buku apa saja yang anda baca… salnya saya lagi seneng-senengnya bacaan yang berbau islam githu…loh.
    Wassalam….

  2. jaen2006 berkata

    Insya Allah akan saya usahakan pencantuman daftar pustaka pada tulisan mendatang.
    Terima kasih atas kunjungannya.

  3. nizam berkata

    Salam kenalan dari Saya, dari MALAYSIA

  4. Ibnu Abdul Muis berkata

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Mas, bisa ngejelasin maksud komentar mas ini :roll: :

    “Yang menjadi musuh bersama adalah yahudi koq jadi gini! dungu amat tulisan.”

    Kalau saya, biasanya sebelum memberikan komentar, saya akan berusaha melihat dan memahami dulu latar belakang dan tujuan penulisan dari sebuah ide yang dituangkan dalam article, agar tidak menimbulkan salah persepsi.

    Salam kenal. Terima kasih karena sudah berkunjung ke blog saya.

  5. jaen2006 berkata

    # buat mas Muis. Salam kenal kembali dan terima kasih atas kunjungannya. Mohon maaf jika kurang berkenan. Maksud saya ketika kita masih mencari-cari kesalahan/kekurangan orang lain sesungguhnya dilarang oleh Allah. Kita seharusnya belajar menghargai kontribusi orang lain yang sudah berjasa dalam menegakkan islam/dakwah di muka bumi. Yok kita berjuang sesuai manhaj kita masing-masing dengan tidak saling serang. Jika kita ikhlas Insya Allah kita ketemu dalam bingkai persaudaran Islam yang hakiki. Bukankah ukhuwah wajib hukumnya dari pada kita sibuk mencari kesalahan/kekurangan saudara kita yang jelas-jelas dilaknat. Bukankah kita sedang makan daging saudara kita sendiri jika berbuat demikian? Na’udzubillah mindzalik.
    Berhentilah…berhentilah …. sungguh saya menangis ketika anda-anda selalu berbuat demikian. Yahudi yang jelas-jelas musuh bersama anda lupakan. Astaghfirallahal ‘Adziim. Ingat Akhie, kelompok anda (maaf bila salah)selalu rajin berbuat demikian dalam setiap tulisan dan berbagai blog/milis, kayaknya nggak ada kerjaan lain. Sekali lagi mohon maaf jika salah. Subhaanakallahumma wabihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

    Salam ukhuwah Mas.
    Jaen

Tinggalkan Balasan