Bencana dan Kemaksiatan

Oktober 3, 2009

Dalam mengarungi bahtera kehidupan ini, kita melihat bahwa manusia terbagi menjadi dua golongan;

Golongan pertama adalah manusia… lingkungan… masyarakat yang cinta kebaikan… gemar melakukan kebajikan… suka dalam menjalani kema’rufan…

Golongan kedua adalah manusia… lingkungan… masyarakat yang cinta kejelekan… gemar melakukan keburukan… suka dalam menjalani kemunkaran, maksiat dan dosa…

Yaa… demikianlah lingkungan di sekitar kita…

Ingat…! Allah Ta’ala telah memberikan peringatan kepada kita dengan tegas nan jelas… bahwa musibah akan terjadi karena kemaksiatan yang dilakukan, tidak hanya menimpa para pelaku saja tapi akan menyeluruh kepada masyarakat sekitarnya… Allah menyatakan :
“Dan takutlah kalian terhadap fitnah (musibah, petaka, bencana, siksa) yang benar-benar tidak hanya menimpa orang-orang dhalim di antara kalian secara khusus. Dan ketahuilah bahwasanya Allah Maha dahsyat siksa-Nya.” (Al-Anfal:25)
Baca entri selengkapnya »

Hakikat Hidup

Mei 12, 2009

Berbicara masalah hakekat hidup sebenarnya membutuhkan rincian yang sangat panjang dan terinci. Namun secara ringkas, hakikat hidup bisa terungkap dari pernyataan Ali bin Abi Thalib. Menurutnya, awal kehidupan adalah tangisan, pertengahannya adalah ujian dan ujungnya adalah kefanaan. Ketika anda lahir anda menangis, dan tangisan itu akan menjadi warna kehidupan. Saat anda sedih dan juga bahagia terkadang ditandai dengan tangisan.
Baca entri selengkapnya »

Sebuah Renungan

April 14, 2009

Assalamu’alaikum wr wb,

Sahabat sekalian,

Allah berfirman dalam Surah Annisa ayat 59, “Ya ayyuhal ladzina amanu athi’ullah wa athi’urrasul wa ulil amri minkum

Artinya:

“Hai orang-orang yanh beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada Rasul, dan para pemimpin kamu”

Sementara ulama’ tafsir berpendapat bahwa taat kepada Allah dan taat kepada Rasulullah saw itu bersifat *mutlaq*: sami’na wa atha’na (aku dengar dan aku taat). Itulah sebabnya di dalam ayat tadi, tepatnya di awal kata “Allah” dan “Rasul” ada kata “athi’” (yang berarti “taatlah”). Sementara itu, di ayat yang sama, tidak ada kata “athi’” di awal term “ulil amri” (pemimpin). Ini ditafsirkan bahwa ketaatan kepada para pemimpin adalah *bersyarat*: taat selama para pemimpin itu masih mengikuti Allah dan Rasul-Nya dan selama mereka taat mengerjakan ibadah mahdhah (ibadah ritual), wa bil khusus: shalat. Baca entri selengkapnya »

Tipu Daya Setan

September 24, 2008

Dalam buku berjudul MANUSIA, Antara Hidayah AllAh dan Tipu Daya Setan karangan
Dr. Fathi Yakan, diuraikan berbagai macam cara tipu daya setan untuk menggoda manusia. Peluang setan untuk mengelincirkan manusia ke dalam lembah kesesatan sangat mudah karena sesungguhnya setan itu menjalar pada diri manusia melalui aliran darahnya (HR Muttafaq ‘alaih) hanya orang-orang yang ikhlas dalam beribadah dan istiqomah yang tidak mempan oleh rayuannya. Baca entri selengkapnya »

Segala puji hanyalah milik Allah semata. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan ke haribaan Nabi kita Muhammad bin Abdullah, segenap keluarga dan para sahabatnya serta setaiap orang yang mengikuti mereka dengan ihsan. Amma ba’du:

Dari Anas bin Malik, ia berkata: “Saat kami bersama Rasulullah r keluar dari masjid, kami bertemu dengan seseorang di sekitar masjid, lal dia bertanya: “Wahai Rasulullah, kapan terjadinya hari Qiamat?” Beliau menjawab: “Apa yang telah kamu persiapkan untuk menyambutnya?” Anas mengatakan: “Orang tadi diam sejenak, lalu ia berkata: “Wahai Nabi, saya tidak menyiapkan banyak shalat, tidak pula banyak puasa dan juga tidak banyak sedekah. Hanya saja saya mencintai Allah dan NabiNya.” Rasulullah r bersabda: “Kamu akan bersama orang yang kamu cintai.” (HR. Bukhari dan Muslim). Baca entri selengkapnya »

Oleh: Mochamad Bugi

Ibnu Abas r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, “Ada sepuluh golongan dari umatku yang tidak akan masuk surga, kecuali bagi yang bertobat. Mereka itu adalah al-qalla’, al-jayyuf, al-qattat, ad-daibub, ad-dayyus, shahibul arthabah, shahibul qubah, al-’utul, az-zanim, dan al-’aq li walidaih. Selanjutnya Rasulullah saw. ditanya, “Ya Rasulullah, siapakah al-qalla’ itu?” Beliau menjawab, “Orang yang suka mondar-mandir kepada penguasa untuk memberikan laporan batil dan palsu.”

Baca entri selengkapnya »

Kategori Manusia

September 11, 2008

Mujahid Fathi Yakan di dalam kitabnya, Maza Ya’ni Intima-i Li al-Islam, telah menyatakan bahwa di dunia terdapat tiga katagori manusia.

Kategori Pertama
Golongan yang hidup hanya untuk dunia semata-mata. Mereka dinamakan sebagai golongan ad-Dahriyyun. Sikap mereka jelas seperti yang dinyatakan di dalam al-Quran: Baca entri selengkapnya »

Puasa merupakan salah satu cara menuju sehat. Ini bukan rumor tapi fakta dan sudah dibuktikan secara ilmiah. Ia dapat membuat orang yang sehat menjadi lebih sehat dan orang yang sakit menjadi sehat. Misalnya, puasa terbukti memiliki efek positif bagi penderita penyakit jantung koroner dan diabetes. Untuk mendapatkan manfaat puasa secara optimal, tentu kita tetap perlu menganut pola hidup sehat. Konsumsi makanan harus memenuhi kualitas gizi yang baik, olah raga tetap diperlukan dengan mengaturnya secara bijak dan kebiasaan buruk seperti merokok hendaknya ditinggalkan. Baca entri selengkapnya »

Al Ghozwul Fikri

September 5, 2008

Kesadaran terhadap adanya musuh membuat kita semakin peka terhadap apa yang sebenarnya terjadi dan saat itulah kita akan terbebas dari tipu daya atau paling tidak kita mampu mengantisipasi tipu daya yang mungkin terjadi pada diri kita yang akan mencelakakan kita. Salah satu di antara permasalahan yang paling penting untuk disadari oleh umat Islam khususnya pada saat sekarang ini adalah tentang ghozwul fikri (perang pemikiran) yakni suatu inovasi pemikiran atau suatu gerakan yang sangat hebat dalam persoalan pemikiran. Baca entri selengkapnya »

Beberapa waktu lalu ada seorang saudara saya bertanya tentang “Hidayah”, setelah ia menyaksikan beberapa video dan kisah-kisah muallaf tentang seberapa beratnya perjuangan serta kegigihan mereka mencari dan berusaha mengenal Islam dan bersyahadatain, sementara ia merasa bahwa dirinya dan saya adalah ‘Islam keturunan’ yang tidak mendapat ‘hidayah’, dan ia sangat menginginkan hidayah.

Ok, apa sih hidayah itu?.. Baca entri selengkapnya »