10 Golongan yang Tidak Masuk Surga
September 20, 2008
Oleh: Mochamad Bugi
Ibnu Abas r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, “Ada sepuluh golongan dari umatku yang tidak akan masuk surga, kecuali bagi yang bertobat. Mereka itu adalah al-qalla’, al-jayyuf, al-qattat, ad-daibub, ad-dayyus, shahibul arthabah, shahibul qubah, al-’utul, az-zanim, dan al-’aq li walidaih. Selanjutnya Rasulullah saw. ditanya, “Ya Rasulullah, siapakah al-qalla’ itu?” Beliau menjawab, “Orang yang suka mondar-mandir kepada penguasa untuk memberikan laporan batil dan palsu.”
Rasulullah saw. ditanya, “Siapakah al-jayyuf itu?” Beliau menjawab, “Orang yang suka menggali kuburan untuk mencuri kain kafan dan sebagainya.”
Beliau ditanya lagi, “Siapakah al-qattat itu?” Beliau menjawab, “Orang yang suka mengadu domba.”
Beliau ditanya, “Siapakah ad-daibub itu?” Beliau menjawab, “Germo.”
Rasulullah saw. ditanya, “Siapakah ad-dayyus itu?” Beliau menjawab, “Dayyus adalah laki-laki yang tidak punya rasa cemburu terhadap istrinya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya.”
Rasulullah saw. ditanya lagi, “Siapakah shahibul arthabah itu?” Beliau menjawab, “Penabuh gendang besar.”
Rasulullah saw. ditanya, “Siapakah shahibul qubah itu?” Beliau menjawab, “Penabuh gendang kecil.”
Rasulullah saw. ditanya, “Siapakah al-’utul itu?” Beliau menjawab, “Orang yang tidak mau memaafkan kesalahan orang lain yang meminta maaf atas dosa yang dilakukannya, dan tidak mau menerima alasan orang lain.”
Rasulullah saw. ditanya, “Siapakah az-zanim itu?” Beliau menjawab, “Orang yang dilahirkan dari hasil perzinaan yang suka duduk-duduk di tepi jalan guna menggunjing orang lain. Adapun al-’aq, kalian sudah tahu semua maksudnya (yakni orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya).”
Mu’adz bertanya kepada Rasulullah saw, “Wahai Rasulullah, bagaimana pandangan engkau tentang ayat ini: yauma yunfakhu fiish-shuuri fata’tuuna afwaajaa, yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala, lalu kalian datang berkelompok- kelompok?” (An-Naba’: 18)
“Wahai Mu’adz, engkau bertanya tentang sesuatu yang besar,” jawab Rasulullah saw. Kedua mata beliau yang mulia pun mencucurkan air mata. Beliau melanjutkan sabdanya.
“Ada sepuluh golongan dari umatku yang akan dikumpulkan pada Hari Kiamat nanti dalam keadaan yang berbeda-beda. Allah memisahkan mereka dari jama’ah kaum muslimin dan akan menampakkan bentuk rupa mereka (sesuai dengan amaliyahnya di dunia). Di antara mereka ada yang berwujud kera; ada yang berwujud babi; ada yang berjalan berjungkir-balik dengan muka terseret-seret; ada yang buta kedua matanya, ada yang tuli, bisu, lagi tidak tahu apa-apa; ada yang memamah lidahnya sendiri yang menjulur sampai ke dada dan mengalir nanah dari mulutnya sehingga jama’ah kaum muslimin merasa amat jijik terhadapnya; ada yang tangan dan kakinya dalam keadaan terpotong; ada yang disalib di atas batangan besi panas; ada yang aroma tubuhnya lebih busuk daripada bangkai; dan ada yang berselimutkan kain yang dicelup aspal mendidih.”
“Mereka yang berwajah kera adalah orang-orang yang ketika di dunia suka mengadu domba di antara manusia. Yang berwujud babi adalah mereka yang ketika di dunia gemar memakan barang haram dan bekerja dengan cara yang haram, seperti cukai dan uang suap.”
“Yang berjalan jungkir-balik adalah mereka yang ketika di dunia gemar memakan riba. Yang buta adalah orang-orang yang ketika di dunia suka berbuat zhalim dalam memutuskan hukum. Yang tuli dan bisu adalah orang-orang yang ketika di dunia suka ujub (menyombongkan diri) dengan amalnya.”
“Yang memamah lidahnya adalah ulama dan pemberi fatwa yang ucapannya bertolak-belakang dengan amal perbuatannya. Yang terpotong tangan dan kakinya adalah orang-orang yang ketika di dunia suka menyakiti tetangganya.”
“Yang disalib di batangan besi panas adalah orang yang suka mengadukan orang lain kepada penguasa dengan pengaduan batil dan palsu. Yang tubuhnya berbau busuk melebihi bangkai adalah orang yang suka bersenang-senang dengan menuruti semua syahwat dan kemauan mereka tanpa mau menunaikan hak Allah yang ada pada harta mereka.”
“Adapun orang yang berselimutkan kain yang dicelup aspal mendidih adalah orang yang suka takabur dan membanggakan diri.” (HR. Qurthubi)
Saudaraku, adakah kita di antara 10 daftar yang dipaparkan Rasulullah saw. di atas? Bertobatlah, agar selamat!
Sumber: Dakwatuna sites
pertamaxxx…
semoga guwe ga termasuk di dalam 10 itu…
amien…
Artikel yg sangat menarik. Semoga sbg umat Rasulullah SAW kita nanti di yaumil mashar mendapat ridho Allah shg dimasukkan ke dalam surga-Nya.
Salam kenal & selamat menjalankan ibadah puasa…
renungan bersama buat kita
Apa yang bisa membuat Anda masuk surga :
http://www.yauhui.net/apa-yang-membuat-anda-bisa-masuk-surga/
walah…walahhh dadi dedeg2an. kata temen2ku aku orangnya dayyus. suka garing kalo ngelucu…. tp mudah2an allah mengampuni segala dosa2ku… amin……
Robbighfirli Warhamni Watub ‘alayya…
agama yg paling mulia di sisi ALLAH hanyalah islam,kuatkanlah keislaman kita agar kita dimuliakan ALLAH dan diakherat kelak kita dikumpulkan bersama kekasih Allah(rasulullah dan para sahabatnya)amin……!
apa yang kita perbuat suatu saat akan di pintai pertanggung jawabannya oleh Allah.jika amal kita baik didunia,Allah akan menjanjikan syurga utk Qt.tapi jika amal perbuatan Qt buruk siapkah Qt menahan dahsyatnya siksaan api neraka?????dineraka takkan ada satu orang pun yang mw menolong kita.Sahabat…..marilah kita tobat sblm ajal mendekat!
semoga kita lebih mengingat Alloh SWT dan selalu bertaubat, agar slalu hati-hati dalam setiap perkerjaan sehari-hari, apakah diridhoi Alloh….?
Alloh akan selalu membuka pintu taubat bagi orang-orang yang mau bertaubat dan menyesalisi perbuatan dosa yang telah diperbuatnya…
semoga kita semua ada dalam lindungan Alloh SWT… mohon maaf lahir batin, semoga amal puasa kita semua diterima Alloh SWT… amiin
semoga menjadi pengingat dan intropeksi bagi setiap kita
jazakumulloh nasehatnya
kami juga undang ke http://multimedia.kisahislam.com
yesus mengajarkan yang masuk surga adalah orang yang berbuat baik kepada sesamanya
allahuakbar.
mari kita doakan semua kaum muslim agar selamat di dunia dan akhirat
http://www.ierone.co.cc
Sent from my mobile using FeedM8
“Siapakah ad-dayyus itu?” Beliau menjawab, “Dayyus adalah laki-laki yang tidak punya rasa cemburu terhadap istrinya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya.”
susah menginterprestasikannya!!!, karena mestinya justru rasa cemburu itu rasa ingin memiliki dan menguasai, terlalu dangkal kalau dibilang menyayangi diidentikan dengan cemburu! Atau mungkin kita bisa menikahi menguasai dan menikahi saudara perempuan dan anak kita?????
So perlu pemahaman yang mendalam walaupun ayatnya terlihat dangkal dalam penyajian, kita kan sekarang lebih maju dan lebih pinter dibandingkan kakek-nenek jaman dulu yang cuman mikirin duniawi dan syahwat semata.
subhanallah……………syukron artikelnya
–nurrahmanarif.wordpress.com–
Mdh2an gw bisa meningkatkan amal ibadah agar dijauhkan dari siksa api neraka. Amin… Ya Alloh
semau pembaca menjadikan cerimanan bagi kita.aku mengakui kebenaran Islam yang dulu aku golongan Kristen( bodoh) sekarang masuk Islam.Allah Hu Akbar! 3x
salam
santo
Smg aquew n kluarga’q ga trmasuk d antara 10 ittu…
Amiin…
Allahu Akbar…