7 Indikator Kebahagian
Februari 27, 2007
Berdasarkan riwayat dalam tafsir Ibnu Katsir, suatu saat Rasulullah SAW bertemu dengan salah seorang sahabat yang kondisinya memprihatinkan sekali. Saking miskinnya, Nabi SAW bertanya : Kenapa kamu mengalami kondisi seperti ini ? Orang itu menjawab dengan penuh percaya diri : Ya Rasulullah, saya miskin seperti ini justru karena doa saya. Kemudian Nabi SAW bertanya kembali : Kamu suka berdoa apa ? Saya suka berdoa begini: Ya Allah berilah aku kemelaratan dunia dan jadikanlah kemelaratan dunia itu menjadi perahu yang mengantarkan saya ke kebahagiaan akhirat. Jadi walaupun saya miskin begini, saya bangga karena doa saya terkabulkan. Ya mudah-mudahan akhirat ada digenggaman saya. Baca entri selengkapnya »
HANYA SATU KATA “BANJIR”
Februari 26, 2007
Oleh: M. Djaenudin
Jumat, 2 Pebruari 2007 saya datang ke kantor dalam keadaan hujan lebat dan terlihat semua kawasan Jabodetabek diselimuti awan tebal . Dalam perjalanan ada firasat “jangan-jangan kantor kebanjiran” seperti tahun 2002 atau 1996. Begitu sampai di kantor ternyata dugaan saya benar. Halaman kantor air sudah setinggi lutut orang dewasa. Saya berusaha masuk lewat jembatan yang menghubungkan lantai 2 yaitu ruangan untuk pertemuan yang bisa dilalui dari kantor sebelah yang ketika itu masih belum seberapa air yang menggenangi. Akhirya saya bisa masuk ke ruangan itu. Sambil melihat-lihat ke bawah ternyata barang-barang yang ada di lantai 1 banyak yang belum dievakuasi. Beberapa atasan juga sudah berada di sana. Ketika itu juga diputuskan oleh mereka bahwa, untuk sementara waktu kantor diliburkan sampai beberapa hari/minggu karena tidak mungkin aktifitas kantor berjalan dengan normal. Banjir yang melanda kantor kali ini ketinggian air mencapai 2 meter. Kondisinya benar-benar memprihatinkan, segala macam fasilitas kantor banyak yang rusak. Terutama fasilitas listrik yang membutuhkan waktu yang lama untuk diperbaiki. Bagaimana dengan cerita kantor anda? Baca entri selengkapnya »
Usia 40 Tahun
Februari 22, 2007
Akar dan orientasi kultur masyarakat Barat adalah materialisme. Mereka menilai dan membuat indikator hidup dari sisi materialistis. Atas dasar ini tidak mengherankan jika mereka mempunyai ungkapan bahwa ‘hidup’ dimulai pada umur 40 tahun. Life begin at 40.
Asumsinya adalah pada umur ini, karier telah cukup mapan, pendapatan, serta kekayaan telah mencukupi. Karena itu, sering pula pada usia 40 ini dikaitkan dengan puber kedua, yang membawa pada perselingkuhan. Kemapanan materi membawa godaan, sehingga umur 40 tahun merupakan saat kritis terjadi perceraian dalam rumah tangga.
Islam memberi perhatian kepada umur 40 berbeda secara diametrikal dengan budaya Barat. Umur 40 tahun mendapat perhatian khusus dari Alquran. Dalam Surat Al Ahqaf [46] ayat 15 Allah berfirman: Baca entri selengkapnya »
JANGAN SALAHKAN HUJAN
Februari 19, 2007
Oleh : KH Yusuf Supendi
Allah SWT berfirman,
”Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran, lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya.” (QS Al Mu’minun [23]:18)
Allah SWT memberikan nikmat kepada hamba-Nya dengan beranekaragam nikmat yang sulit dihitung dan dikalkulasikan. Di antara nikmat-Nya adalah menurunkan air hujan sesuai dengan kebutuhan manusia yang cukup dan memadai untuk mengairi pertanian, kebutuhan minum, dan kebutuhan lainnya. Allah SWT menetapkan dan melestarikan air hujan melalui sungai-sungai, mata air, sawah, rawa, setu, gunung, bukit-bukit, dan air diserapkan ke daratan dan perut bumi serta menetap di bumi sebagai cadangan bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya.
Allah SWT menurunkan air hujan sesuai dengan kebutuhan hidup manusia. Tidak terlalu banyak yang berakibat banjir, dan tidak terlalu kurang yang berakibat kekeringan. Namun Allah SWT jualah yang berkuasa untuk menentukan lain — menghilangkan dan menyetop air hujan sehingga terjadi kemarau panjang atau mencurahkan hujan lebat terus-menerus sehingga terjadi banjir. Baca entri selengkapnya »
“Pesankan Saya, Tempat di Neraka!!”
Februari 1, 2007
Sebuah kisah dimusim panas yang menyengat. Seorang kolumnis majalah Al Manar mengisahkannya…Musim panas merupakan ujian yang cukup berat. Terutama bagi muslimah, untuk tetap mempertahankan pakaian kesopanannnya. Gerah dan panas tak lantas menjadikannya menggadaikan akhlak. Berbeda dengan musim dingin, dengan menutup telinga dan leher kehangatan badan bisa dijaga. Jilbab bisa sebagai multi fungsi. Baca entri selengkapnya »
Untukmu Mujahid
Februari 1, 2007
Allahu akbar …. Allahu akbar … Allahu akbar ….
Allahu akbar kabiiran wasubhaanallahi bukratan wa-ashiilan
Berjuang tegakkan Islam itu kewajibanmu
Berda’wah arahkan umat berlandaskan ikhlasmu
Siapkan apa yang ada dan yang dapat kau tempuh
Berjuang hanya untuk Islam dengan iman, ilmu dan amalmu
-
- Sabarlah akan rintangan yang pasti datang sebagai ujian
- Siapkan apa yang ada dan yang dapat kau tempuh
Medan da’wah menunggumu mencari pancaran cahayamu
Menuju fitrah manusia berdasarkan syariah agama
Sabarlah akan rintangan yang datang sebagai ujian
Janji Allah pastikan datang bersatulah dalam ukhuwah-NYa
Allah… Allah … Allahu akbar …. Allah …
Allah… Allah ….Allahu akbar …. Allah …

